Rapat Koordinasi Sentra Gakumdu Dalam Rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kaimana tahun 2020

polres-kaimana.com - Bertempat di Ruang Rapat Hotel Gren Papua Jln.Lingkar Tanjung simora kabupaten kaimana telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Sentra Gakumdu Dalam Rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kaimana tahun 2020

Turut serta dalam giat tersebut yakni Kapolres Kaimana AKBP Iwan.P.Manurung, SIK.MH, Kajari Kaimana Bpk. Sutrisno Magi Utomo, SH.MH, Ketua Bawaslu Kaimana sdr. Karolus Kopong Sabon, SH. 2 anggota komisioner Bawaslu Kaimana sdr. Hasan Siwasiwan, SH dan Ibu Siti Nurlia Indah Purwanti, SH, turut serta 6 Personil Gakumdu dari Sat Reskrim Polres kaimana dan Komisioner Bawaslu Propinsi Papua Barat dari Difisi Penindakan sdr. Leonard Parera dan Sekertaris Bawaslu Kab.Kaimana sdr. Sukardin La Abudani, S.Sos serta Para staf Bawaslu kab.kaimana.

Arahan Pertama oleh ketua Bawaslu kaimana Sebagai informasi bahwa pemilu kali ini sudah berbeda dengan pemilu sebelumnya karena kali ini semua unsur dari masing – masing pihak semuanya sudah lengkap di Kabupaten kaimana ini dari 9 Kabupaten kota lainnya, namun baru Kab. kaimana ini yang melaksanakan giat rakor ini, berarti dalam hal ini Kab.Kaimana sudah sangat siap menghadapi Pilkada tahun 2020.

Sebelum kita memulai kegiatan dilapangan tentunya akan ada pelatihan – pelatihan khusus dari tingkat atas untuk pelanggaran pemilu tetap melekat pada Bawaslu, nanti dilihat dari model pelanggarannya dan terkait dengan aturan kita terapkan tetap mengacu pada aturan yang ada pada tahun 2016 yang lalu.

Untuk pembina atau koordinator ditingkat Polres ada pada Kasat Reskrim, Sedangkan pada tingkat Kejaksaan ada pada Kasi Pidum, dan setiap ada laporan pelanggaran tetap ada pendampingan dari pihak Kepolisian dan Kejaksaan, sedangkan untuk pemetaan dari Bawaslu yang berpotensi pidana kadang mengikuti dari masyarakat itu sendiri, namun kita tetap berjalan pada relnya masing – masing, apakah pelanggaran tersebut mengarah pada pelanggaran Pidana atau masih dalam tahap pelanggaran administrasi.

Kami minta juga dari para pendukung ataupun masyarakat agar tetap menghindari pelanggaran – pelanggaran pemilu itu sendiri agar tidak teredukasi dengan baik sehingga tidak merugikan dirinya dari masyarakat itu sendiri.

Arahan Kapolres kaimana AKBP Iwan P. Manurung yang mana Pada intinya kita kumpul disini pagi ini ada tiga poin yang terpenting yakni untuk koordinasi, komunikasi dan kolaborasi karena dalam kegiatan Gakumdu ini tidak bisa jalan sendiri – sendiri dan harus ada kerja sama dengan pihak lain untuk menuju satu tujuan bersama.

Dalam melakukan pekerjaan Gakumdu ini tentunya kita harus sejalan dan komitmen untuk melaksanakan tugas kedepan dalam rangka menghadapi Pilkada, dimana Penyampaian dari ketua Bawalu tadi bahwa akan ada perubahan -perubahan aturan tetunya kita juga harus tau dan belajar lagi terkait aturan-aturan itu sendiri, dan saya sendiripun saya harus merefiu kembali tentang perubahan atauran tersebut.

Dalam pelanggaran pilkada tentunya kita harus mengkaji adanya pelaggaran tersebut, mana yang masuk dalam pidana dan mana masuk pada pelanggaran administrasi sehingga pada intinya kita saat ini tidak ada yang pintar, kita harus berkomitmen dan bersinerji untuk kita belajar secara bersama-sama dalam melaksanaan tugas di Sentra Gakumdu, agar dalam pelaksaan pilkada kedepan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Karena keberhasil pesta demokrasi adalah keberhasilan kita semua. Oleh karena itu masih kita jalan sama – sama-sama, sekali lagi kita kumpul disini tujuannya kita menyamakan persepsi, menyamakan pendapat serta bekerjasama secara profesional sesuai dengan koridor masing – masing demi kesuksekan pilkada nanti.

Arahan Kajari Kaimana yang intinya kami juga cukup bangga bahwa saat ini baru Kab. kaimana yang melaksanakan kegiatan tersebut yaitu rapat koordinasi Gakumdu, sementara di daerah lain belum ada, untuk itu saya minta kedepan apabila ada kegiatan serupu jangan duduk pada masing – masing pihak saja, kalau bisa duduknya secara bersama – sama atau dilebur, dalam arti bahwa polisi duduknya dengan polisi saja, begitu pula dengan jaksu duduknya hanya dengan teman dari Jaksa juga. Tetapi mari kita bersinegi dengan baik.

Pada prinsipnya tugas kami dari Jaksa yaitu selaku penegakan hukum di negeri ini, tidak terkecuali dalam penegakan hukum apabila adanya pelanggaran dalam pelaksannan pilkada nanti.

Untuk pilkda 2020 akan di laksanakan pada beberapa Kabupaten/Kota dan hanya berjalan masa baktinya sampai 4 tahun kedepan, dengan tujuan kedepan dapat dilaksanakan pilkada serentak ditahun berikutnya, jadi saya minta dalam pembentukan sentra Gakumdu ini harus bekerja dengan baik secara bersama – sama dan tetap solid.

Anggota yang tergabung dalam sentra Gakumdu tersebut harus mempelajari dengan baik terkait aturan-aturan yang ada serta perubahan aturan – aturan tersebut agar melaksanaan tugas dengan maksimal.

Dalam menyelesaikan perkara yang ada terkait dengan pelanggaran Pemilu tentunya kita dibatasi dengan aturan serta waktu yang cukup terbatas dalam memproses perkara tersebut, karena kita belajar dari pengalaman yang terjadi pada beberapa daerah yang sudah berlalu, saat itu pada pemilu Gubernur dan wakil gubernur, dimana pada waktu itu berkas perkaranya sudah masuk pada tahap satu, namun ditengah jalan terdapat berbagai macam hambatan, oleh karena itu dalam penanganan setiap perkara mari kita harus benar – benar teliti dan certmati dengan baik pula biar tidak ada hambatan ditengah jalan nantinya.

Saya minta juga dari pihak terkait untuk mensosialisasikan aturan tersebut kepada masyarakat, karena dialam pelanggaran tersebut ancamannya bukan tahun, tapi disitu ancamanya ditulis hanya bulan atau beberapa bulan saja. Oleh karena itu masyarakat tentunya harus tahu juga terkait aturan – aturan yang ada biar dia bisa memahami dan mencegah pelanggaran yang ada.
Humas Polres Kaimana